SISTEM INFORMASI PADA ZALORA INDONESIA
STUDI MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI PADA
PERUSAHAAN PENYEDIA SITUS
E – COMMERCE
1)Bagus Putra Nata
2)Fikri
Ardiansyah 3)Kurnia Achmad Hidayatullah
2)
Program Studi/Jurusan Sistem Informasi, Universitas
Gunadarma, email: fikriardiansyah27@gmail.com
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas
Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Gunadarma
Jalan
Margonda Raya 100, Depok
ABSTRAK
Tujuan
dari penulisan jurnal ini adalah menjelaskan kepada pembaca bagaimana manajemen
layanan sistem informasi sebuah perusahaan e
– commerce yang berada di Jakarta yaitu ZALORA INDONESIA, yang meliputi pelayanan terhadap customer, sistem pengiriman barang, dan
sebagainya. Semua tulisan yang ada di dalam jurnal ini berasal dari wawancara
kami dengan seorang karyawan dari perusahaan ZALORA
INDONESIA.
Kata kunci : sistem
informasi, e – commerce, bisnis.
PENDAHULUAN
Sistem Informasi Menurut John Nash &
Robert (1988). Dalam sebuah buku karangan Sudaya, dua tokoh yakni Nash dan
Robert lebih menganggap sistem informasi sebagai kombinasi dari user
(pengguna), teknologi, media, prosedur, dan juga pengendalian, yang memiliki
tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah untuk mendapatkan atau memperoleh jalur
komunikasi, memproses tipe transaksi, dan memberi sinyal kepada manajemen
terhadap kejadian internal di dalam suatu organisasi.
Sistem Informasi Perusahaan adalah suatu
sistem berbasis komputer yang dapat melakukan semua tugas akuntansi standar
bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinasi. Sistem
Informasi Perusahaan Disebut juga EntIS (Enterprise Information System). Tujuan
dari EntIS adalah untuk Mengumpulkan dan menyebarkan data ke seluruh proses
yang terdapat di sebuah organisasi, EntSI menyediakan data yang digunakan
manajer untuk membuat sebuah keputusan dalam merencanakan dan mengendalikan
proses bisnis.
Didalam EntSI terdapat 2 sistem yaitu :
a. Executive
information systems (EIS)
Satu jenis dari manajemen informasi sistem
dimaksud untuk memudahkan dan mendukung keterangan dan pembuatan keputusan
kebutuhan dari eksekutif senior dengan menyediakan kemudahan akses terhadap
keduanya internal dan eksternal keterangan relevan untuk bertemu tujuan
strategis dari organisasi. Ini biasanya dipertimbangkan sebagai satu bentuk
dikhususkan dari satu sistem mendukung keputusan (DSS).
b. Executive
support systems (ESS)
Memiliki arti yang sama dengan EIS namun ,
demikian istilah “Sistem Penunjang Eksekutif (ESS) biasanya mengacu pada system
yang memiliki set kemampuan yang lebih besar dari pada EIS. Sementara istilah
EIS mempunyai konotasi memberikan informasi, sedangkan istilah ESS berkonotasi
memberikan kemampuan dukungan yang lain memberikan informasi.
Ada beberapa pengertian tentang
E-Commerce, antara lain yaitu :
Menurut Loudon (1998) E-Commerce ialah
suatu proses yang dilakukan konsumen dalam membeli dan menjual berbagai produk
secara elektronik dari perusahaan ke
perusahaan lain dengan menggunakan komputer sebagai perantara transaksi bisnis
yang dilakukan.
Menurut Kalakota dan Whinston (1997)
meninjau pengertian E-Commerce dari empat perspektif, yaitu :
-
Perspektif
komunikasi, E-Commerce ialah sebuah proses pengiriman barang, layanan,
informasi, atau pembayaran melalui komputer ataupun peralatan elektronik
lainnya.
-
Perspektif proses bisnis, E-Commerce merupakan sebuah
aplikasi dari suatu teknologi menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan
aliran kerja.
-
Perspektif
layanan, E-Commerce ialah suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan,
manajemen, dan konsumen untuk mengurangi
biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan
meningkatkan kecepatan layanan pengiriman
-
Perspektif
online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual produk atau
barang serta informasi melalui layanan internet maupun sarana online yang
lainnya
Jadi,
dapat dipahami bahwa E-Commerce itu mengacu pada jaringan internet untuk
melakukan belanja online dan jangkauannya lebih sempit, serta cara transaksinya
melalui transfer uang secara digital.
PEMBAHASAN
Hasil wawancara
Dibawah
ini adalah hasil wawancara kami dengan narasumber dan kami ubah dalam bentuk
narasi.
ZALORA Indonesia
adalah situs web belanja yang menyediakan kebutuhan mode pakaian yang terdiri
dari produk berbagai merek, baik lokal maupun internasional. Zalora Indonesia
yang didirikan pada tahun 2012 oleh Catherine Sutjahyo, merupakan bagian dari
Zalora Grup di Asia yang terdiri dari Zalora Singapura, Zalora Malaysia, Zalora
Vietnam, Zalora Taiwan, Zalora Thailand dan Zalora Filipina.
Zalora merupakan anak perusahaan dari
situs belanja online Zalando. Zalando merupakan proyek dari Rocket Internet. Di
Indonesia Zalora berada di bawah naungan dan dikelola oleh PT FASHION ESERVICES INDONESIA.
ZALORA berbeda
dengan e-commerce lain, karena ZALORA
hanya fokus pada bisnis fashion, ZALORA memiliki 2 jenis tipe barang dalam
stoknya, ada yang memang disimpan di stok gudang lalu dikirim kepada konsumen,
dan ada barang konsinyasi atau consignment,
yaitu ZALORA memesan barang kepada pihak ketiga lalu vendor tersebut yang mengirim barang kepada konsumen. Untuk sistem pembayaran ZALORA menjadi
pelopor dalam metode COD (Cash On
Delivery) dalam bisnis e-commerce, sementara untuk metode pembayaran lain
bisa dengan menggunakan kartu debit atau kredit.
Untuk
pengiriman barang ZALORA bekerja sama dengan penyedia jasa logistik lain
seperti JNE. Apabila barang
yang dipesan tidak sampai kepada konsumen, konsumen bisa memberi konfirmasi
kepada customer service, lalu akan
segera ditindak lanjuti ke seller center atau
logistik pengiriman, dan jika barang yang telah sampai ternyata tidak sesuai,
konsumen bisa menukar ukuran atau memilih opsi refund (uang kembali).
Untuk
mempromosikan situs maupun aplikasi, ZALORA menggunakan media iklan, website, social media, serta e-mail.
PENUTUP
Berdasarkan
analisa dan penelitian yang telah kami lakukan di perusahaan ZALORA INDONESIA menggunakan sistem informasi seperti website, social media, dan e-mail
sebagai sarana yang mereka gunakan untuk mempromosikan produk-produk mereka. Sistem
informasi tersebut terbukti berhasil karena dengan hal tersebut mereka berhasil
membuat para pelanggan masih setia untuk berbelanja pada mereka. Untuk
penanganan keluhan konsumen mereka juga menggunakan sistem informasi yang
dimana bisa kita lihat langsung di website mereka pada menu “Layanan”.
DAFTAR PUSTAKA
1.
http://www.tugassekolah.com/2016/03/10-definisi-pengertian-sistem-informasi-menurut-para-ahli.html
2.
http://www.seputarpengetahuan.com/2015/12/pengertian-e-commerce-menurut-para-ahli-terlengkap.html
3.
https://id.wikipedia.org/wiki/ZALORA_Indonesia