Nama :
(1) Arga Widya Pratama (11114523)
(2) Enggar Triyasto P. (13114578)
(3) Fikri Ardiansyah (14114214)
(4) Rafika (18114745)
Kelas : 4KA06
Kelompok : 5
Review Audit Command Language (ACL) versi 9
![]() |
| Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/9/91/ACL_Software_and_Consulting_logo.jpg |
A.
Apa
itu Audit Command Language (ACL)?
Audit Command Language
(ACL) adalah software (perangkat
lunak) untuk mengekstrasi dan menganalisis data yang digunakan untuk mencegah
dan mendeteksi kecurangan. Dengan sampling data yang besar, ACL digunakan untuk
menemukan berbagai penyelewengan atau pola dalam transaksi yang dapat mengindikasikan
adanya kelemahan pengendalian atau kecurangan. Kecurangan itu sendiri dapat
dilakukan dalam tiga bentuk, yaitu kecurangan dalam laporan keuangan (dilakukan
oleh pihak manajemen), korupsi, dan penyalahgunaan asset (dilakukan oleh
karyawan). Untuk dapat mendeteksi berbagai kecurangan itu, auditor harus
mempunyai pemahaman yang baik atas pengendalian internal yang diterapkan oleh
perusahaan beserta kelemahan-kelemahannya. Dengan demikian, auditor dapat
mengembangkan profil kecurangan untuk mengidentifikasi berbagai karakteristik
data yang diperkirakan memiliki skema kecurangan jenis tertentu.
B.
Perusahaan
apa yang membuat Audit Command Language
(ACL)?
Prof Hart J. Will yang mengembangkan aplikasi ACL ini.
Dikembangkannya ACL ini dimulai pada tahun 1970-an. Hart tidak sendiri
mengembangkan aplikasi ini. Dia mengembangkan ACL ini melalui perusahaan yang
bernama ACL Services Ltd yang ada di Kanada. Perusahaan ini sebenarnya khusus
membuat aplikasi-aplikasi komputer. Sehingga kegiatan utamanya adalah membuat
dan menjual aplikasi analisis data, aplikasi tata kelola, aplikasi manajemen
resiko dan aplikasi kepatuhan.
Awal mula Hart mengembangkan ACL dimulai pada tahun 1960
ketika dia berada di Berlin yang sedang menyelesaikan teisnya. ACL yang dia
kembangkan itu selesai pada tahun 1968 ketika dia berada di Illinois. Awal mula
sistem yang dia buat adalah kerangka Manajemen Sistem Informasi yang isisnya
adalah Bank Data dan Bank Model. Selanjutnya dikembangkan sedemikian rupa
sehingga jadilah aplikasi audit yang bernama ACL.
